Laman

Senin, 04 Maret 2013

Keutamaan Do'a



1. Do'a adalah otaknya (sumsum / inti nya) ibadah. (HR. Tirmidzi)

2. Do'a adalah senjata seorang mukmin dan tiang (pilar) agama serta cahaya langit dan bumi. (HR. Abu Ya'la)

3. Akan muncul dalam umat ini suatu kaum yang melampaui batas kewajaran dalam berthaharah dan berdoa. (HR. Ahmad dan Abu Dawud)


4. Do'a seorang muslim untuk kawannya yang tidak hadir dikabulkan Allah. (HR. Ahmad)

5. Jangan mendo'akan keburukan (mengutuk) dirimu atau anak-anakmu atau pelayan-pelayanmu (karyawan-karyawanmu) atau harta-bendamu, (karena khawatir) saat itu cocok dikabulkan segala permohonan dan terkabul pula do'amu. (Ibnu Khuzaimah)

6. Rasulullah Saw ditanya, "Pada waktu apa do'a (manusia) lebih didengar (oleh Allah)?" Lalu Rasulullah Saw menjawab, "Pada tengah malam dan pada akhir tiap shalat fardhu (sebelum salam)." (Mashabih Assunnah)

7. Do'a yang diucapkan antara azan dan iqomat tidak ditolak (oleh Allah). (HR. Ahmad)

8. Bermohonlah kepada Robbmu di saat kamu senang (bahagia). Sesungguhnya Allah berfirman (hadits Qudsi): "Barangsiapa berdo'a (memohon) kepada-Ku di waktu dia senang (bahagia) maka Aku akan mengabulkan do'anya di waktu dia dalam kesulitan, dan barangsiapa memohon maka Aku kabulkan dan barangsiapa rendah diri kepada-Ku maka aku angkat derajatnya, dan barangsiapa mohon kepada-Ku dengan rendah diri maka Aku merahmatinya dan barangsiapa mohon pengampunanKu maka Aku ampuni dosa-dosanya." (Ar-Rabii')

9. Ada tiga orang yang tidak ditolak do'a mereka: (1) Orang yang berpuasa sampai dia berbuka; (2) Seorang penguasa yang adil; (3) Dan do'a orang yang dizalimi (teraniaya). Do'a mereka diangkat oleh Allah ke atas awan dan dibukakan baginya pintu langit dan Allah bertitah, "Demi keperkasaanKu, Aku akan memenangkanmu (menolongmu) meskipun tidak segera." (HR. Tirmidzi)

10. Barangsiapa tidak (pernah) berdo'a kepada Allah maka Allah murka kepadanya. (HR. Ahmad)

11. Apabila kamu berdo'a janganlah berkata, "Ya Allah, ampunilah aku kalau Engkau menghendaki, rahmatilah aku kalau Engkau menghendaki dan berilah aku rezeki kalau Engkau menghendaki." Hendaklah kamu bermohon dengan kesungguhan hati sebab Allah berbuat segala apa yang dikehendakiNya dan tidak ada paksaan terhadap-Nya. (HR. Bukhari dan Muslim)

12. Hati manusia adalah kandungan rahasia dan sebagian lebih mampu merahasiakan dari yang lain. Bila kamu mohon sesuatu kepada Allah 'Azza wajalla maka mohonlah dengan penuh keyakinan bahwa do'amu akan terkabul. Allah tidak akan mengabulkan do'a orang yang hatinya lalai dan lengah. (HR. Ahmad)

13. Apabila tersisa sepertiga dari malam hari Allah 'Azza wajalla turun ke langit bumi dan berfirman : "Adakah orang yang berdo'a kepadaKu akan Kukabulkan? Adakah orang yang beristighfar kepada-Ku akan Kuampuni dosa- dosanya? Adakah orang yang mohon rezeki kepada-Ku akan Kuberinya rezeki? Adakah orang yang mohon dibebaskan dari kesulitan yang dialaminya akan Kuatasi kesulitan-kesulitannya?" Yang demikian (berlaku) sampai tiba waktu fajar (subuh). (HR. Ahmad)

14. Tidak ada yang lebih utama (mulia) di sisi Allah daripada do'a. (HR. Ahmad)

15. Tiga macam do'a dikabulkan tanpa diragukan lagi, yaitu doa orang yang dizalimi, doa kedua orang tua, dan do'a seorang musafir (yang berpergian untuk maksud dan tujuan baik). (HR. Ahmad dan Abu Dawud)

16. Sesungguhnya Allah Maha Pemalu dan Maha Murah hati. Allah malu bila ada hambaNya yang menengadahkan tangan (memohon kepada-Nya) lalu dibiarkannya kosong dan kecewa. (HR. Al Hakim)

17. Tiada seorang berdo'a kepada Allah dengan suatu do'a, kecuali dikabulkanNya, dan dia memperoleh salah satu dari tiga hal, yaitu dipercepat terkabulnya baginya di dunia, disimpan (ditabung) untuknya sampai di akhirat, atau diganti dengan mencegahnya dari musibah (bencana) yang serupa. (HR. Ath-Thabrani)

18. Barangsiapa mendo'akan keburukan terhadap orang yang menzaliminya maka dia telah memperoleh kemenangan. (HR. Tirmidzi dan Asysyihaab)

19. Ambillah kesempatan berdo'a ketika hati sedang lemah-lembut karena itu adalah rahmat. (HR.Ad-Dailami)

20. Ali Ra berkata, "Rasulullah Saw lewat ketika aku sedang mengucapkan do'a : "Ya Allah, rahmatilah aku". Lalu beliau menepuk pundakku seraya berkata, "Berdoalah juga untuk umum (kaum muslimin) dan jangan khusus untuk pribadi. Sesungguhnya perbedaan antara doa untuk umum dan khusus adalah seperti bedanya langit dan bumi." (HR. Ad-Dailami)

21. Berlindunglah kepada Allah dari kesengsaraan (akibat) bencana dan dari kesengsaraan hidup yang bersinambungan (silih berganti dan terus-menerus) dan suratan takdir yang buruk dan dari cemoohan lawan-lawan. (HR. Muslim)

22. Tidak ada manfaatnya bersikap siaga dan berhati-hati menghadapi takdir, akan tetapi do'a bermanfaat bagi apa yang diturunkan dan bagi apa yang tidak diturunkan. Oleh karena itu hendaklah kamu berdoa, wahai hamba-hamba Allah. (HR. Ath-Thabrani)

23. Barangsiapa ingin agar do'anya terkabul dan kesulitan-kesulitannya teratasi hendaklah dia menolong orang yang dalam kesempitan. (HR. Ahmad)

Sumber: 1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani Press

Pengobatan Alternatif Jarak Jauh

Pengobatan alternative jarak jauh atau tanpa datang ke tempat praktek, Silahkan buktikan. Bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit dengan terapi jarak jauh. Silahkan hubungi Pak Syarif di nomor 0852 1051 5423. Kami tidak menentukan biaya pengobatannya, bila anda merasakan kesehatan menjadi membaik, terserah anda yang menentukan biayanya, kami hanya mengamalkan ilmu kesehatan yang insya Allah menyembuhkan keluhan anda. Dimanapun anda berada, dan apapun agama atau kepercayaan  anda, kami siap mengobati anda dengan terapi jarak jauh . Silahkan Buktikan

Jika anda ingin beramal, kami siap menyalurkan amal anda ke pakir-miskin dan yatim. silahkan transfer ke rekening 




Minggu, 03 Maret 2013

Hikmah doa penuh kesabaran

Tajdid Iman: Hikmah doa penuh kesabaran  Bersama Dr Juanda Jaya

   ANAS bin Malik meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda: "Telah berkata
Jibril: "Wahai Tuhan, Engkau sampaikanlah maksud dan hajat hamba-Mu si
polan...Maka, Allah menjawab: "Biarkan hamba-Ku itu, kerana Aku mencintai
suaranya (yang selalu bermohon dan meratap kepada-Ku)."
              \n'); document.writeln('\n'); document.writeln('\n'); //-->
Hadis itu begitu dalam maknanya iaitu mengenai hubungan dan rahsia antara hamba
dengan Allah. Sesiapa pun tidak berhak mengganggu-gugat kekuatan cinta
kedua-duanya. Disebabkan cinta manusia yang mengharap dan berdoa serta kerana
rahmat-Nya juga, Dia merindui ratapan dan rayuan si hamba.

Adakah doa ini tiada didengar atau kekotoran roh yang menghijab kurniaan Allah?
Tangisan dan rintihan rupanya tidak sia-sia, tetapi umpama bisikan rindu yang
dikasihi al-Rahman.

Jika kita boleh memilih dan berkuasa atas kehidupan sendiri, segala-galanya akan
tercipta sesuai dengan keinginan kita. Tetapi, kita tidak berhak atas hidup yang
seperti ini. Kuasa mencipta dan memilih milik Allah.

Sebagai hamba yang lemah dan amat bergantung kepada belas ihsan-Nya, kita hanya
boleh berusaha dan berdoa. Allah yang akan menentukan apa yang terbaik bagi diri
kita. Firman Allah bermaksud: "Dan Tuhanmu menciptakan apa yang dirancangkannya
berlaku dan Dialah juga yang memilih, tidaklah layak dan tidaklah berhak bagi
sesiapa pun memilih (selain daripada pilihan Allah). Maha Suci Allah dan Maha
Tinggilah keadaan-Nya daripada apa yang mereka sekutukan dengan-Nya. Dan Tuhanmu
Mengetahui daripada apa yang terpendam dalam hati mereka dan apa yang mereka
zahirkan." (Surah al-Qasas, ayat 68-69)

Mengapa manusia cepat berputus asa ketika berdoa? Bukankah doa itu adalah ujian
keimanan bagi mereka yang bersungguh-sungguh bermujahadah. Alangkah ruginya
orang yang berhenti berdoa kerana jemu menunggu dan menunggu harapan yang belum
terjawab.

Bukankah doa Nabi Musa dan Harun pada ayat 88, Surah Yunus yang berisi mengenai
permintaan kedua-duanya supaya Firaun dibinasakan, akhirnya terjawab setelah 40
tahun berdoa? Kalau kita tidak sesabar Nabi Allah Musa dan Harun, eloklah teliti
hadis berikut ini.

Diriwayatkan daripada Abu Sa'id al-Khudri bahawa telah bersabda Nabi SAW: "Tidak
ada seorang Muslim yang membaca doa di mana tiada pada doanya itu hal yang
menimbulkan dosa dan memutuskan hubungan silaturahim, melainkan Allah pasti akan
memberikan kepada orang itu dengan doanya salah satu dari tiga macam. Ada
kalanya Allah segera memperkenankan doanya. Ada kalanya doanya itu dijadikan
oleh Allah sebagai simpanan pahala di akhirat. Dan ada kalanya Allah memalingkan
dan menghindarkan sebarang kejahatan (bala dan bencana) daripada orang itu
sesuai dengan doanya."

Berkata sahabat: “Kalau begitu lebih baik kita memperbanyakkan doa!” Nabi SAW
bersabda: “Allah akan memperbanyakkan pemberian-Nya.” (Hadis riwayat Imam Ahmad
dan al-Hakim, katanya semua perawinya adalah sahih)

Tidak sedikit pun kerugian jika kita sering memanjatkan doa. Yang pasti, tiga
janji akan Allah berikan kepada yang bersungguh-sungguh berdoa.

Tetapi, perlu diingat ada faktor yang boleh menjejaskan doa itu daripada
dikabulkan oleh Allah iaitu:


Terburu-buru dan berputus asa.

Nabi SAW bersabda: “Doa salah seorang daripada kamu akan diperkenankan oleh
Allah asalkan saja seseorang itu tidak terburu-buru lalu ia mengatakan: Aku
telah berdoa, tetapi doaku belum diperkenankan." (Hadis riwayat al-Bukhari dan
Muslim)


Menggunakan rezeki daripada sumber yang haram.

Nabi SAW bersabda dengan menyebut hal seorang lelaki yang jauh perjalanannya,
kusut rambutnya, berdebu badannya, mengangkat kedua-dua tangannya ke atas langit
sambil berdoa: “Ya Rabbi, Ya Rabbi, sedangkan makanannya dari harta yang haram,
minumannya daripada harta yang haram, pakaiannya daripada harta yang haram dan
mulutnya disuapkan makanan yang haram, maka bagaimana akan diperkenankan
doanya?" (Hadis riwayat Muslim).

Terus meminta dan berharap kepada Allah kerana Dia tidak pernah menyalahi
janji-Nya. Yang perlu diingat ialah bukan kita yang memilih apa yang akan
terjadi pada diri ini, tetapi Allahlah yang berhak memilihnya.

Begitu juga dengan persoalan bilakah masanya Allah akan mengabulkan doa itu? Ia
adalah hak Allah semata-mata kerana Dia Maha Mengetahui masa yang paling sesuai
dan baik untuk diberikannya apa yang diminta daripada-Nya.

Pengobatan jarak jauh


Transfer do'a jarak jauh



SEHUBUNGAN DENGAN BANYAKNYA PROBLEM MASALAH HIDUP YANG DIHADAPI
YANG  mau MENGIKUTI, DENGAN MENGIRIM DOA VIA SMS KE
MAKA DENGAN INI KAMI MENGGELAR TRANSFER DOA JARAK JAUH AGAR
HAJAT ANDA SEGERA TERLAKSANA ATAS IJIN ALLAH SWT. SIAPAPUN BOLEH
MENGIKUTI TRANSFER DOA BERSAMA INI.
Bagi Anda YANG MEMBUTUHKAN HAJAT TERTENTU, KAMI PERSILAHKAN UNTUK
SMS KE  SEBUTKAN NAMA, ALAMAT, USIA DAN HAJAT ANDA.

Contoh SMS:

BISMILAHIRROHMANIRROHIM KUN ….(Saya nama X, alamat, usia, saya ingin agar pacar 
saya nama Y kembali kepada saya )…. FAYAKUN, ALHAMDULILLAHIROBBILALAMIN.


BISMILAHIRROHMANIRROHIM KUN ….(Saya nama X, alamat, usia, saya ingin agar usaha
yang saya jalan cepat maju..........FAYAKUN, ALHAMDULILLAHIROBBILALAMIN

dan lain-lain sesuaikan dengan hajat anda….

SETELAH SMS, DIHIMBAU UNTUK SHOLAT ISYA’ TERLEBIH DULU DAN PADA JAM
ITU SILAHKAN BERADA DI ATAS SAJADAH UNTUK WIRID ‘BERISTIGHFAR’ MEMOHON
DEMIKIAN SEMOGA LANGKAH UPAYA RIYADHOH KITA BERSAMA INI DIIJABAH OLEH
AMPUNAN KEPADA ALLAH SWT SELAMA 15 MENIT.

untuk penajamnya silahkan transfer sebesar Rp. 10.000, untuk sumbangan yatim .
Insya Allah uang anda sampai pada tujuannya.